Gadis ceria bernama Lu Xi memperoleh keberuntungan yang tak terduga ketika bertransmigrasi ke dunia para penyihir dan menjadi seorang penyihir magang bernama Lucy.
Yang menantinya hanyalah dunia yang asing dan penuh ketidakpastian.
Karena itu, ia mengambil sebuah pisau bedah dan pena bulu, lalu dengan senyum manis berkata,
"Boleh kupinjam tubuhmu untuk dibedah?"
Suatu hari, para penyihir tanpa sengaja menemukan sebuah buku catatan tua yang telah lama terlupakan.
Saat halaman-halamannya yang menguning dibuka, ilustrasi-ilustrasi spesimen terlarang di dalamnya langsung mencengkeram pandangan mereka bagaikan kutukan.
Potongan anggota tubuh makhluk aneh yang berlumuran noda darah kuno.
Urat-urat tanaman yang memancarkan cahaya kehijauan yang menyeramkan.
Serta organ-organ yang masih terus berdenyut di atas lembaran perkamen.
Setiap gambar memancarkan bentuk yang ganjil dan terlarang, mengguncang jiwa siapa pun yang melihatnya.
Seolah-olah, melalui celah-celah perkamen tua itu, mereka sempat mengintip ke dalam jurang yang tak seharusnya disaksikan.
Tak seorang pun mampu tetap tenang setelah melihat serpihan kehidupan yang melampaui akal sehat tersebut.