Adipati Kahel Luave, sang adipati yang bernasib sial, tidak pernah bisa mempertahankan seorang pelayan pun di sisinya karena sifat iblisnya yang mampu memikat pria maupun wanita dari segala usia.
Lalu muncullah Lena, seorang pelayan dengan konstitusi langka yang kebal terhadap pesona iblis.
---
Jika energi iblis yang memancar darinya memiliki aroma, ruangan ini pasti sudah dipenuhi bau yang begitu kuat hingga memabukkan.
Namun, di mata Lena, tak ada emosi selain rasa khawatir dan ketakutan.
Kahel memutuskan untuk mencoba pendekatan lain.
Wajahnya sendiri begitu memikat hingga dikenal sebagai yang paling tampan di seluruh kerajaan. Tak peduli seberapa keras ia menekan sifat iblisnya, ia tetap tidak mampu mencegah orang-orang jatuh cinta kepadanya.
Mengingat masa lalu yang merepotkan itu, Kahel menyunggingkan senyum yang aneh kepada Lena.
Perlakuan seperti ini tidak pernah ia berikan kepada siapa pun.
Namun...
"T-tolong... selamatkan aku..."
Lena, yang selama ini berusaha keras menahan air matanya, akhirnya menangis sambil memohon agar nyawanya diampuni.
Saat itulah hukum yang mengatakan, "Bahkan para dewa akan jatuh cinta pada senyumannya," seolah lenyap begitu saja.
"Ini tidak normal. Benar dugaanku, dia mencurigakan."