Setelah Anselm Hydra, penjahat paling terkenal di Kekaisaran, melahap sebuah keberadaan aneh yang disebut "transmigrator", ia menyaksikan masa depan yang telah ditakdirkan dan dipenuhi keputusasaan.
Dewa Bela Diri yang mampu menghancurkan pasukan tanpa terhitung jumlahnya, Sang Santa yang memikul dosa besar, Penyihir Agung yang mengungkap kebenaran tertinggi, serta Sang Pahlawan yang dipenuhi kasih sayang dan keadilan...
Merekalah yang kelak akan menghancurkan keluarganya, Kekaisaran, dan semua yang ia cintai.
Saat benar-benar memahami betapa kejam dan beratnya takdir, Anselm akhirnya mengambil keputusan.
"Jika Kekaisaran membutuhkan perubahan, maka tidak diperlukan para tokoh utama itu."
"Dengan pengetahuan yang kumiliki, aku mampu melampaui mereka semua."
"Dan kalian... orang-orang yang dipilih serta dicintai oleh dunia."
"Jika takdir membuat kalian mustahil untuk dihancurkan..."
"...maka akan kubuat kalian berdiri di sisiku, turun bersamaku hingga ke jurang terdalam."
Singkatnya, inilah kisah seorang penjahat yang menentang takdir, menjinakkan para anak kesayangan takdir dan para pilihan langit, sekaligus mengubah dunia melalui revolusi.