Patunasankus merasa akhir-akhir ini hidup para naga jahat semakin sulit. Persaingan antar sesama naga makin sengit.
Menculik putri kerajaan bahkan telah menjadi tren.
Sekarang, jika seekor naga tidak mengurung seorang putri di sarangnya yang setiap hari mengutuknya masuk neraka, ia akan terlalu malu untuk bertemu naga lainnya.
Karena tidak ingin menjadi bahan tertawaan di antara kaumnya, Patunasankus pun memutuskan untuk menculik seorang putri.
Namun...
Entah bagaimana, yang terjadi justru dirinya sendiri berubah menjadi seorang putri.
"Yah... anggap saja mencari suasana baru."
Siapa sangka...
"Matilah, naga jahat!"
Pada hari itu, seorang gadis bodoh yang mengaku sebagai pahlawan mendobrak pintu sarang naga, lalu langsung menariknya kabur secepat mungkin.
"Jangan takut, Putri! Aku datang untuk menyelamatkanmu dan membawamu pulang!"
"...?"