Ha Si-heon adalah seorang ahli keuangan Wall Street yang luar biasa cerdas, tetapi terobsesi mengumpulkan kekayaan karena dihantui ketakutan akan kemiskinan.
Setelah menjalani masa kecil yang tragis, kehilangan ibunya, dan mengalami kehancuran finansial bersama sang ayah saat Krisis Keuangan Korea Selatan tahun 1997, Si-heon berimigrasi ke Amerika Serikat.
Demi memenuhi keinginan terakhir ayahnya, ia menjadi seorang dokter. Namun, bakatnya justru membawanya ke dunia Wall Street yang penuh keuntungan.
Di sebuah hedge fund ternama, Si-heon memanfaatkan pengetahuan medisnya untuk mendominasi investasi di sektor bioteknologi. Berkat kemampuan misterius yang memungkinkannya memprediksi obat-obatan mana yang akan lolos persetujuan FDA, ia berhasil meraup kekayaan dalam waktu singkat.
Meski telah menjadi miliarder, Si-heon menderita ketakutan berlebihan terhadap pengeluaran hingga hampir tidak mampu menikmati hasil jerih payahnya sendiri.
Namun hidupnya berubah drastis ketika ia didiagnosis mengidap Idiopathic Multicentric Castleman Disease (iMCD), penyakit autoimun langka yang mematikan dan belum memiliki obat.
Kondisinya terus memburuk meski telah menjalani kemoterapi intensif. Karena termasuk penyakit langka, minimnya dana penelitian membuat harapan untuk menemukan pengobatan nyaris tidak ada.
Tepat saat kematian sudah di depan mata, sebuah keajaiban terjadi.
Si-heon terbangun dan mendapati dirinya kembali sepuluh tahun ke masa lalu, tepat saat ia baru memulai kariernya di Wall Street.
Menyadari bahwa ia telah memperoleh kesempatan kedua, Si-heon bertekad bukan hanya untuk membangun kembali kekayaannya, tetapi juga mengumpulkan dana yang cukup demi menemukan obat bagi iMCD.
Sebuah kisah tentang keserakahan, ambisi, kehidupan, dan penebusan, ketika seorang pria berusaha bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga menemukan makna sejati dari hidupnya.